Lompat ke isi utama

Berita

Wujudkan Program OSIS Jaga Hak Pilih, Bawaslu Kota Jayapura Gandeng 9 SMA

Wujudkan Program OSIS Jaga Hak Pilih, Bawaslu Kota Jayapura Gandeng 9 SMA
\n

Jayapura – Bawaslu Kota Jayapura terus menggagas kerja sama dengan sejumlah lembaga untuk memperkuat pengawasan partisipatif pada pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang. Pada Selasa (11/10) lalu, bertempat di Grand Abe Hotel, Bawaslu Kota Jayapura melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan sembilan SMA di Kota Jayapura.Hardin Halidin selaku anggota Bawaslu Kota Jayapura menyampaikan bahwa program OSIS Jaga Hak Pilih adalah salah satu bentuk pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah yang digagas oleh Bawaslu Kota Jayapura.  

\n\n\n\n

Menurut Hardin, program OSIS Jaga Hak Pilih ini memiliki kegiatan yang berkesinambungan. Mulai dari bagaimana mengenalkan Pemilu dalam dunia yang nyata dengan mengunjungi lembaga-lembaga yang dihasilkan dari Pemilu, seperti ke kantor Walikota Jayapura dan DPRD Kota Jayapura. Selain itu, mereka juga dikenalkan dengan lembaga penyelenggara Pemilu di Kota Jayapura, seperti KPU dan Bawaslu Kota Jayapura.

\n\n\n\n

“Sehingga, ketika kita bicara hasil Pemilu yang bertujuan untuk pembangunan nasional, siswa dapat mengetahui dengan jelas, tidak lagi mengawang-ngawang,” urai Hardin.

\n\n\n\n

Hardin juga menjelaskan bahwa pengetahuan siswa juga akan didapatkan melalui beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan bersama, seperti cerdas cermat dan debat kepemiluan antarsekolah.

\n\n\n\n

Hardin melanjutkan, bahwa siswa juga akan diberikan pemahaman bagaimana mengembangkan literasi demokrasi. Hal ini dilakukan dengan mendorong partisipasi siswa melalui pembuatan media sederhana sebagai sarana kampanye pembangunan demokrasi di lingkungan sekolah.

\n\n\n\n

“Seluruh rangkaian ini diharapkan akan berujung pada laku dan tindakan siswa dalam wujud partisipasi aktif dalam Pemilu 2024 nanti,” pungkas Hardin.

\n\n\n\n

Sejalan dengan itu, Frans Rumsarwir selaku Ketua Bawaslu Kota Jayapura menyampaikan bahwa kerja sama ini telah didahului dengan dua kali pertemuan sebelumnya.

\n\n\n\n

“Tujuan dari kegiatan ini adalah adalah membangun pendidikan politik dan pembangunan demokrasi serta pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah,” urai Frans.

\n\n\n\n

Dirinya berharap, dengan kegiatan pendidikan demokrasi dan politik ini dapat mendorong pihak sekolah untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada siswa-siswi SMA.

\n\n\n\n

Dirinya mencontohkan proses pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS di SMA. Menurutnya, proses ini akan memberikan bekal dan pengetahuan yang baik kepada siswa SMA ketika mereka menyalurkan hak politiknya pada Pemilu 2024 nanti.

\n\n\n\n

Sebagai informasi, sembilan SMA tersebut adalah SMA Negeri 1 Jayapura, SMA Negeri 3 Jayapura dan SMA Negeri 4 Jayapura. Selain itu juga SMA Gabungan Jayapura, SMA YPPK Teruna Bhakti Jayapura, SMA YPK Diaspora Jayapura, SMA Pembangunan V YAPIS Jayapura, serta SMA Negeri Khusus Olahraga Jayapura dan SLB Negeri Jayapura.

\n\n\n\n

Sementara itu, Dance Nawipa selaku Kepala Sekolah SMA Negeri Khusus Olah Raga Jayapura menyambut baik program ini. Menurutnya, hal ini akan menjadi media yang baik bagi siswa-siswanya untuk menyalurkan semangat mereka.

\n\n\n\n

“Selama ini saya berpikir bahwa politik itu kotor. Tapi hari ini saya sadar kalau pendidikan politik dimasukkan dalam dunia pendidikan seperti yang sekarang ini kita lakukan, maka pikiran-pikiran kotor itu menjadi baik dan menghasilkan pemimpin yang memahami masyarakat”, urainya.

\n\n\n\n

Perwakilan OSIS SMA Gabungan Jayapura, Gabriel menyambut baik program ini. Pihaknya berterima kasih dan menyambut baik program ini. Dirinya berharap pembangunan politik dan demokrasi serta pengawasan partisipatif dapat dilaksanakan dengan baik di lingkungan sekolah.

\n\n\n\n

“Dengan demikian, kami siswa ini menjadi tahu akan hak dan pentingnya membangun demokrasi dan pendidikan politik di Kota Jayapura,” kata Gabriel.

\n\n\n\n

[el.ha]

\n