Pemuda Papua Apresiasi Bawaslu Kota Jayapura Terkait Lomba Menulis Opini
|
Jayapura – Herbert Amohoso, salah satu tokoh pemuda Papua menyampaikan apresiasinya kepada Bawaslu Kota Jayapura atas pelaksanaan lomba menulis opini beberapa hari lalu. Menurutnya, ini adalah terobosan yang baik dalam konteks pembangunan demokrasi di Kota Jayapura.
\n\n\n\n“Lomba menulis opini ini salah satu langkah\nyang sangat baik. Karena dengan cara begitu, masyarakat terutama pelajar dan\nkalangan umum dilibatkan untuk memberikan pendapat, opini dan gagasan yang\nmereka punya, dalam rangka membangun demokrasi di Kota Jayapura”, ujarnya pada\nSelasa (21/4).
\n\n\n\nKetua Bidang Organisasi pada GMKI Cabang\nJayapura ini melanjutkan, bahwa melalui lomba menulis opini ini, Bawaslu Kota\nJayapura secara tidak langsung telah melakukan pendidikan politik kepada masyarakat,\nkhususnya warga Kota Jayapura.
\n\n\n\nTerkait dengan ide untuk mendokumentasikan setiap gagasan yang disampaikan peserta lomba opini dalam bentuk buku antologi, Ketua Comdev (Community Development) Jayapura ini sangat mendukung hal tersebut.
\n\n\n\n“Memang gagasan-gagasan pembangunan demokrasi ini harus terus dilakukan oleh lembaga seperti Bawaslu ini. Karena itu, ide membukukan gagasan tersebut adalah hal yang paling baik”, kata Herberth..
\n\n\n\nDitambahkan olehnya, bahwa dengan dibukukannya gagasan dari masyarakat yang menjadi peserta lomba menulis opini ini, maka itu bisa diketahui oleh banyak orang, lintas generasi. Sekaligus juga akan menjadi capaian penting buat penulis sendiri.
\n\n\n\nSebagai bagian dari peserta lomba, dirinya menyampaikan dua catatan penting terkait dengan opini yang ditulisnya
\n\n\n\n“Selain adanya ide baru pembangunan\ndemokrasi yang ditawarkan oleh warga, tapi juga ada kritik yang disampaikan\nkepada lembaga Bawaslu Kota Jayapura. Bagi saya, kritik ini menjadi point\npenting sebagai refleksi sekaligus alat pijak untuk perbaikan kinerja kelembagaan\nke depan”, tutupnya.
\n\n\n\nDihubungi terpisah, Elvira Rumkabu, salah satu dosen pada FISIP Universitas Cenderawasih Jayapura, menyampaikan bahwa penting untuk mengakomodir suara-suara masyarakat.
\n\n\n\n“Semua suara, baik yang mengapreasiasi,\nmengkritik, mempertanyakan ataupun menyampaikan pandangan terkait isu demokrasi\nadalah bagian penting dalam partisipasi masyarakat”, tegasnya ketika dihubungi\nvia saluran telephon pada Selasa (21/4).
\n\n\n\nMenurutnya, semua suara warga itu sangat\npenting dalam berdemokrasi. Namun yang lebih penting lagi, tuturnya, bagaimana\nmengakomodir suara-suara tersebut dan ditransformasikan untuk kebaikan bersama.\n
\n\n\n\n“Karena itu, menjadi penting untuk menerima\nkritikan maupun masukan dari masyarakat. Karena esensi dari demokrasi adalah\npartisipasi penuh dan bermakna dari masyarakat”, katanya.
\n\n\n\nDi akhir pernyataannya, Elvira yang juga aktivis ini menyarankan kepada Bawaslu Kota Jayapura agar dapat menerjemahkan dan mengintegrasikan gagasan-gagasan yang konstruktif ini ke dalam proses perencanaan, implementasi maupun evaluasi program Bawaslu Kota Jayapura.
\n\n\n\n(el.ha)
\n