Lompat ke isi utama

Berita

Dukung Literasi Demokrasi, Bawaslu Kota Jayapura Luncurkan Program Kehumasan

Dukung Literasi Demokrasi, Bawaslu Kota Jayapura Luncurkan Program Kehumasan
\n

\n\n\n\n

Jayapura – Dalam rangka memperkuat upaya pembangunan literasi demokrasi dan meningkatkan kesadaran politik warga Kota Jayapura, Bawaslu Kota Jayapura meluncurkan tiga program Kehumasan. Peluncuran ini dilakukan bersamaan dengan peluncuran studio Bawaslu Kota Jayapura pada Kamis (2/7) lalu di kantor Bawaslu Kota Jayapura.

\n\n\n\n

Humas Bawaslu Kota Jayapura, Hardin Halidin pada saat diskusi usai peluncuran menyampaikan bahwa tiga program kehumasan tersebut akan menjadi program andalan Bawaslu Kota Jayapura yang akan disiarkan melalui platform media sosial baik Facebook maupun Youtube ini. Dirinya meyakinkan publik, bahwa Bawaslu Kota Jayapura tidak hanya bekerja ketika ada tahapan Pilkada atau Pemilu.

\n\n\n\n

“Ada tanggung jawab besar yang diemban oleh Bawaslu, yakni mengembangkan partisipasi politik masyarakat. Bawaslu Kota Jayapura mestinya menjadi pioner dalam hal ini”, ujarnya.

\n\n\n\n

Karena itu, tambahnya, studio dan program kehumasan tersebut diharapkan mampu mengisi ruang-ruang publik untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat Kota Jayapura.

\n\n\n\n

Ditanya terkait program kehumasan yang diluncurkan tersebut, Hardin menyebutkan bahwa tiga program tersebut adalah Serial Catatan Literasi Demokrasi dan Papeda yang merupakan singkatan dari Para Pegiat Demokrasi. Selain itu ada juga program Ciberi yang merupakan akronim dari Cerita Pemilu Berintegritas.

\n\n\n\n

“Ketiga program ini tidak akan tumpang tindih satu dengan yang lain. Karena masing-masing memiliki program kekhususan masing-masing”, urai Hardin.

\n\n\n\n

Dijelaskan olehnya, bahwa Serial Catatan Literasi Demokrasi adalah program yang menghadirkan diskusi bertema pembangunan demokrasi secara luas.

\n\n\n\n

“Serial Catatan Literasi Demokrasi ini akan menghadirkan tema pembangunan demokrasi dan pendidikan politik secara luas. Narasumbernya juga bisa berasal dari luar Bawaslu Kota Jayapura”, katanya.

\n\n\n\n

Hardin meyampaikan bahwa program Serial Catatan Literasi Demokrasi ini dapat digunakan oleh lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan yang ada di Kota Jayapura. Dirinya menambahkan bahwa mulai dari aktivis mahasiswa, komunitas difabel, kelompok perempuan dan kelompok masyarakat adat dan keagamaan dapat menggunakan fasilitas studio ini.

\n\n\n\n

Sedangkan program Papeda, menurut Hardin, ini akan menjadi media untuk mengabarkan kepada publik terkait kerja-kerja yang telah dilakukan oleh Bawaslu Kota Jayapura.

\n\n\n\n

“Selain menjadi pusat informasi kerja Bawaslu Kota Jayapura, Papeda ini juga menjadi ajang aktualisasi diri bagi staf Bawaslu Kota Jayapura untuk mengembangkan dirinya”, sebut Hardin.

\n\n\n\n

Menurutnya, walaupun Papeda lebih banyak memberitakan aktivitas internal Bawaslu Kota Jayapura, namun ada berita utama pada setiap edisi dengan menghadirkan staf Bawaslu Kota Jayapura sebagai narasumber.

\n\n\n\n

Program ketiga disebutkan Hardin adalah Ciberi yang konsepnya dikemas sebagai acara podcast. Berbeda dengan tema pada Serial Catatan Literasi Demokrasi, menurut Hardin, Ciberi ini khusus mengangkat tema-tema kepemiluan. Sebagai informasi, Ciberi adalah nama salah satu tempat wisata di Kota Jayapura.

\n\n\n\n

“Ciberi ini sesuai dengan akronimnya, Cerita Pemilu Berintegritas, akan khusus mengulas isu-isu kepemiluan. Harapannya, dengan cerita Pemilu berintegritas ini akan semakin menambah pemahaman kita semua terkait pelaksanaan Pemilu yang baik”, urai Hardin.

\n\n\n\n

Di akhir penjelasannya, Hardin berharap publik dapat berpartisipasi dalam program ini. Menurutnya, publik bisa mengusulkan kepada Bawaslu Kota Jayapura terkait tema dan narasumber yang akan menjadi bahasan pada setiap edisi program.

\n\n\n\n

(el.ha)

\n