Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Jayapura dan Kelompok Cipayung Sepakati Kerja Sama

Bawaslu Kota Jayapura dan Kelompok Cipayung Sepakati Kerja Sama
\n

\n\n\n\n

Jayapura – Bawaslu Kota Jayapura bersama lima organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Kelompok Cipayung bersepakat untuk melakukan kerja sama. Kelima organisasi kepemudaan ini adalah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jayapura, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Jayapura dan Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jayapura. Selain itu juga ada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jayapura dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Jayapura.

\n\n\n\n

Kesepakatan ini dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama antara Ketua Bawaslu Kota Jayapura dengan Ketua dari kelima organisasi kepemudaan tersebut pada Selasa (1/9) di Kantor Bawaslu Kota Jayapura. Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Ketua, Anggota dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Jayapura.

\n\n\n\n

Dalam kesempatan tersebut, Frans Rumsarwir selaku Ketua Bawaslu Kota Jayapura menyampaikan bahwa penandatanganan kerja sama ini adalah momentum yang tepat untuk menguatkan semangat pemuda. Terutama, sambung dia, dalam upaya pembangunan demokrasi di Kota Jayapura.

\n\n\n\n

“Penandatanganan kerja sama ini adalah pertanda bahwa Bawaslu Kota Jayapura siap bekerjasama dengan kelompok pemuda untuk mengawal proses pembangunan demokrasi di Kota Jayapura”, ujarnya.

\n\n\n\n

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Jayapura, Hariyanto Rumagia menyampaikan apresiasinya kepada Bawaslu Kota Jayapura. Dirinya berharap bahwa kerja sama ini menjadi aktualisasi energi pemuda untuk menciptakan demokrasi yang bersih dan sehat di Kota Jayapura.

\n\n\n\n

“Penandatanganan kerja sama ini bisa menjadi awal bagi pemuda untuk bersama-sama dan berpartisipasi mengusahakan pembangunan demokrasi yang baik di Kota Jayapura”, ujar dia.

\n\n\n\n

Rafael Dviktor Tibul, Ketua GMKI Cabang Jayapura, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjanjian kerja sama ini adalah momentum yang baik untuk bersama-sama mengawal pendidikan politik di Kota Jayapura.

\n\n\n\n

“Kota Jayapura ini adalah barometer politik dan demokrasi di Papua. Perkembangan sosial dan politiknya sangat dinamis. Karena itu, butuh kelompok-kelompok muda yang juga punya kepedulian tinggi dalam pembangunan demokrasi di kota ini”, imbuh dia.

\n\n\n\n

Sebagaimana tercantum dalam pasal satu, Perjanjian Kerja Sama ini bertujuan meningkatkan kualitas demokrasi sebagai bentuk pendidikan politik dan pemahaman terkait penyelenggara Pemilu dan pengawasan partisipatif di kalangan pemuda dan masyarakat. Selain itu, para pihak bersama-sama melakukan program dalam upaya pengembangan literasi demokrasi di Kota Jayapura.

\n\n\n\n

Terkait jangka waktu kerja sama, disebutkan dalam pasal empat, bahwa durasi Perjanjian Kerja Sama akan mengikat para pihak dalam jangka waktu lima tahun.

\n\n\n\n

Di tempat yang sama, Ketua Umum PMKRI Cabang Jayapura, Wakol Yelipele menyampaikan bahwa perkembangan sosial politik di Kota Jayapura ini sering kali memunculkan konflik horizontal di tengah masyarakat. Karena itu, lanjut Wakol, pihaknya sangat setuju untuk bekerjasama dengan Bawaslu Kota Jayapura dalam mewujudkan Kota Jayapura yang lebih baik dari sisi demokrasi.

\n\n\n\n

“Kami berharap penandatanganan perjanjian kerja sama ini membuat kehidupan berdemokrasi kita lebih baik, sehingga menjadi contoh bagi kabupaten lainnya di Papua”, harapnya.

\n\n\n\n

Sementara itu, Andika Dian Saputra selaku Ketua Umum PMII Cabang Jayapura menyebutkan bahwa muara dari kerja sama ini dapat memberikan pemahaman berdemokrasi yang baik kepada orang-orang di luar sana yang masih gagal paham terhadap berdemokrasi yang baik. Dirinya juga mengapresiasi upaya Bawaslu Kota Jayapura dalam menggandeng kelompok pemuda untuk bekerjasama.

\n\n\n\n

“Jika eksistensi perjuangan negeri ini terletak di tangan pemuda, maka hari ini Bawaslu Kota Jayapura telah mengaplikasikan hal tersebut dengan mengajak pemuda untuk bekerjasama mewujudkan demokrasi yang baik di tanah ini”, tegasnya.

\n\n\n\n

Sedangkan Ketua Umum GMNI Cabang Jayapura, Rikson Bofra menyatakan kesiapan pihaknya untuk bekerjasama dengan Bawaslu Kota Jayapura dan kelompok pemuda lainnya untuk mengawal pembangunan demokrasi di Kota Jayapura. Dirinya berharap bahwa kerja sama ini banyak menitikberatkan pada kerja-kerja penguatan literasi demokrasi di Kota Jayapura.

\n\n\n\n

“Kerja-kerja terkait pendidikan politik di tingkat masyarakat harus menjadi perhatian dari kita semua. Sehingga dengan demikian, Kota Jayapura ini mampu menjadi barometer pembangunan demokrasi di tanah Papua”, pungkas Rikson.

\n\n\n\n

(el.ha)

\n