Bawaslu Beri Kuliah, IPM FISIP Uncen: Agar Mahasiswa Tahu Proses Pemilu
|
Jayapura – Program Studi Ilmu Pemerintahan (IPM) FISIP Universitas Cenderawasih (Uncen) meminta Bawaslu Kota Jayapura untuk memberikan kuliah terkait pelaksanaan pengawasan Pemilu 2019. Pelaksanaan kuliah ini ditujukan kepada mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) program studi IPM FISIP Uncen berlangsung di aula FISIP Uncen pada Rabu (12/8).
\n\n\n\nDiego Romario de Fretes, S.IP, MA, selaku dosen pendamping mahasiswa KKL menyampaikan bahwa pelaksanaan kuliah ini merupakan upaya pihaknya untuk mendekatkan mahasiswa Program Studi IPM terhadap pelaksanaan pengawasan Pemilu.
\n\n\n\n“Mahasiswa ini sudah menerima teori terkait pelaksanaan Pemilu selama kuliah. Karena itu sangat penting bagi mahasiswa untuk mengetahui praktek bagaimana proses pelaksanaan Pemilu itu berlangsung”, ujar Diego ketika dimintai keterangan.
\n\n\n\nLebih lanjut dirinya menyampaikan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya mendapatkan teori di kampus. Karena itu pihaknya, kata Diego, harus diberikan perspektif dari pelaku langsung terhadap pelaksanaan Pemilu.
\n\n\n\n“Kami butuh Bawaslu Kota Jayapura, selaku lembaga pengawas Pemilu untuk berbagi pengalaman mereka pada saat melaksanaan pengawasan tahapan Pemilu”, urainya.
\n\n\n\nPada kesempatan tersebut, Frans Rumsarwir selaku Ketua Bawaslu Kota Jayapura menyampaikan materi terkait Tugas Pokok dan Fungsi Bawaslu. Sedangkan Hardin Halidin, anggota Bawaslu Kota Jayapura menyampaikan perspektif terkait Program Literasi Demokrasi.
\n\n\n\nDitemui usai memaparkan materi, Frans Rumsarwir menyampaikan apresiasinya kepada Program Studi IPM FISIP Uncen yang selalu menerima Bawaslu Kota Jayapura sebagai mitra kerja dalam meningkatkan kapasitas mahasiswa dan kualitas demokrasi di Kota Jayapura.
\n\n\n\n“Pada Senin lalu kami telah menerima 27 mahasiswa IPM untuk KKL di kantor Bawaslu Kota Jayapura. Saat ini dengan tangan terbuka IPM mau bersama dengan kami untuk berbagi pengalaman,” ujar Frans.
\n\n\n\nHardin Halidin, anggota Bawaslu Kota Jayapura yang memaparkan terkait pentingnya pembangunan literasi terkait demokrasi di Kota Jayapura menyampaikan terima kasihnya kepada Program Studi IPM. Menurut Hardin, kegiatan ini akan semakin memperkuat literasi demokrasi dan terutama kepemiluan di kalangan mahasiswa.
\n\n\n\n“Tugas pengawasan Pemilu ini tidak saja menjadi tanggung jawab Bawaslu Kota Jayapura, tapi semua pihak harus terlibat”, ujar Hardin.
\n\n\n\nMenurutnya, untuk mengajak lembaga lain terlibat dalam proses pengawasan Pemilu, syarat utama menurut Hardin adalah memastikan bahwa mereka terinformasi dengan baik terkait kepemiluan.
\n\n\n\n“Jika pihak lain belum terliterasi dengan baik terkait hak dan kewajiban konstitusional mereka, jangan harap ada partisipasi mereka dalam pengawasan Pemilu. Karena itu, ke depan kami akan terus menggalakkan program literasi demokrasi ini”, tutup Hardin.
\n\n\n\n(Zeth)
\n