Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Ajak Fisip Jayapura Tingkatkan Partisipasi Politik Masyarakat

Bawaslu Ajak Fisip Jayapura Tingkatkan Partisipasi Politik Masyarakat
\n

Jayapura\n(ANTARA) - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Jayapura, Provinsi Papua mengajak\nmahasiswa program studi ilmu pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik\nUniversitas Cenderawasihmeningkatkan partisipasi politik masyarakat.

\n\n\n\n

Ketua Bawaslu\nKota Jayapura, Frans Rumsarwir di Jayapura, Rabu, menjelaskan, ajakan itu\ndilakukan dalam kerja sama antara pihaknya dengan program studi ilmu\npemerintahan Fisip Uncen.

\n\n\n\n

Frans\nmenjelaskan, kerja sama ini dilakukan dalam hal kajian-kajian terkait bagaimana\ndunia pendidikan Fisip Uncen khususnya program studi ilmu pemerintahan\nmemandang penyelenggara pemilu dan meningkatkan partisipasi politik masyarakat\nsecara bersama-sama.

\n\n\n\n

Bukan\nhanya Bawaslu Kota Jayapura tetapi menjadi tugas berkesinambungan terus menerus\nantara Bawaslu Kota Jayapura terkait dengan elemen masyarakat, terkait di sini\nadalah kelompok perguruan tinggi," katanya.

\n\n\n\n

Lantaran, tambah\ndia, perguruan tinggi memiliki basis massa yang mudah diberikan pemahaman\nsehingga bisa mempengaruhi masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.

\n\n\n\n

Sementara itu,\nKetua Program Studi Ilmu Pemerintahan, Renida J.Toroby mengatakan,\npenandatanganan kerja sama dengan Bawaslu Kota Jayapura bertujuan untuk\nmembangun mitra dengan dunia kampus.

\n\n\n\n

"Membangun\nmitra ini berarti ada hal-hal yang bisa kita kerjakan secara bersama-sama,\nsalah satunya kampung mitra dan itu bisa bersinergi dengan program studi ilmu\npemerintahan terkait dengan kuliah kerja lapangan (KKL), karena KKL itu kan ada\ndi kampung," ujarnya.

\n\n\n\n

Selain bermitra,\nlanjut dia, dengan adanya kerja sama ini, Bawaslu Kota Jayapura juga bisa\nmemberikan kuliah di program studi ilmu pemerintahan.

\n\n\n\n

"Salah satu\ncontoh, kami di program studi ilmu pemerintahan ada mata kuliah manajemen\nkonflik, terkait itu ada konflik pilkada berarti bagaimana untuk mengatasinya\nkita bisa mengundang Bawaslu Kota Jayapura untuk memberikan kuliah umum,"\nkatanya.

\n\n\n\n

Selain mata\nkuliah manajemen konflik, menurut dia, ada mata kuliah sistem kepartaian dan\npemilu, dimata kuliah ini ada bagian yang terkait dengan sistem pengawasan\npemilihan umum (pemilu), ini juga Bawaslu Kota Jayapura juga bisa diundang\nuntuk memberikan kuliah umum terkait proses pengawasan pemilu.

\n\n\n\n

Tak hanya itu,\nlanjut dia, melalui kerja sama ini mahasiswa juga bisa melakukan penelitian ke\nKantor Bawaslu Kota Jayapura.

\n\n\n\n

Dosen dan\nmahasiswa juga bisa bersama-sama dengan Bawaslu Kota melakukan kegiatan\npenelitian dalam rangka melihat partisipasi dan demokrasi di Kota Jayapura.

\n\n\n\n

Ia menambahkan,\nsisi lain dari penandatanganan kerja sama ini akan menjadi bagian dari\nakreditasi program studi, karena salah satu bagian dalam akreditasi itu adalah\nbagaimana kerja sama antara program studi dengan stakeholder di luar dari dunia\nkampus.

\n\n\n\n

"Jadi,\nmitra ini sangat bermanfaat, proses penandatanganan kerja sama antara Bawaslu\nKota Jayapura dengan program studi ilmu pemerintahan ini memberikan manfaat\nyang sangat luar biasa untuk kami," ujarnya.

\n\n\n\n

(Sumber: papua.antaranews.com)

\n"