Lompat ke isi utama

Berita

Bahas Pembangunan Demokrasi, Bawaslu Kota Jayapura Ajak Kelompok Cipayung

Bahas Pembangunan Demokrasi, Bawaslu Kota Jayapura Ajak Kelompok Cipayung
\n

Jayapura – Bawaslu Kota Jayapura mengundang Kelompok Cipayung untuk urun rembug gagasan pembangunan demokrasi di Kota Jayapura. Pertemuan dengan kelompok organisasi kepemudaan di Kota Jayapura tersebut dilaksanakan di kantor Bawaslu Kota Jayapura pada Rabu (1/7).

\n\n\n\n

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Umum dari lima organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Kelompok Cipayung. Mereka adalah Hariyanto Rumagia (Ketua Umum HMI Cabang Jayapura), Victor Tibul (Ketua Umum GMKI Cabang Jayapura), Wakol Yelipele (Ketua Umum PMKRI St. Efrem Cabang Jayapura) dan Andika (Ketua Umum PMII Cabang Jayapura), serta Ricky Bofra (Ketua Umum GMNI).

\n\n\n\n

Di hadapan para tokoh pemuda tersebut, Ketua Bawaslu Kota Jayapura, Frans Rumsarwir menyampaikan bahwa pertemuan ini dimaksudkan untuk meminta masukan dari Kelompok Cipayung terkait pembangunan demokrasi di Kota Jayapura.

\n\n\n\n

“Kelompok Cipayung adalah organisasi kepemudaan yang telah banyak memberikan kontribusi terhadap pembangunan bangsa ini. Menjadi penting bagi kami mengajak teman-teman untuk membahas isu kepemiluan dan demokrasi di Kota Jayapura”, ujarnya di awal diskusi.

\n\n\n\n

Sementara itu, Hardin Halidin mengharapkan agar Kelompok Cipayung dapat menjadi mitra strategis bagi Bawaslu Kota Jayapura. Ditambahkan olehnya, bahwa Bawaslu Kota Jayapura tidak akan mampu mengimplementasikan kerja-kerja pengawasan dan pembangunan demokrasi tanpa ada dukungan dari berbagai pihak.

\n\n\n\n

“Mitra strategis dalam bayangan kami adalah kelompok yang siap mengingatkan kami jika kami keliru, dan juga selalu memberikan masukan yang konstruktif terkait tanggung jawab kami”, harap Hardin.

\n\n\n\n

Hardin menambahkan bahwa pengalaman Pemilu 2019 di Kota Jayapura yang telah banyak memberikan pelajaran berharga dapat menjadi titik tolak untuk membangun sinergi dan kerja sama.

\n\n\n\n

Para Ketua Umum kelompok muda yang hadir dalam pertemuan ini banyak yang menyoroti pelaksanaan Pemilu 2019. Wakol Yelipele menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 di Kota Jayapura banyak memberikan catatan yang buruk.

\n\n\n\n

Sementara itu, Hariyanto Rumagia menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 lalu telah mencoreng wajah demokrasi di Kota Jayapura. Menurutnya banyaknya dugaan pelanggaran yang terjadi pada Pemilu 2019 lalu mesti menjadi kilas balik untuk kita semua.

\n\n\n\n

Victor Tibul menyampaikan bahwa pendidikan politik kita masih sangat kurang. Masih menurut Victor, dugaan politik uang banyak mewarnai pelaksanaan Pemilu 2019 lalu. Sedangkan Ricky Bofra dan Andika juga menyampaikan hal serupa.

\n\n\n\n

Menurut Ricky, Bawaslu Kota Jayapura mesti memperbanyak diskusi daring dengan memanfaatkan tekhnologi komunikasi. Apalagi, menurutnya kelompok muda banyak yang menggunakan media sosial. Andika mewanti-wanti pentingnya pelaksanaan pendidikan politik, mengingat wacana pelaksanaan Pilkada serentak pada tahun 2022.

\n\n\n\n

Banyak gagasan yang disampaikan oleh Kelompok Cipayung terhadap Bawaslu Kota Jayapura dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih tiga jam tersebut.

\n\n\n\n

Hardin Halidin selaku Kordiv PHL mengapresiasi kehadiran dan masukan dari seluruh pimpinan Kelompok Cipayung.

\n\n\n\n

“Walaupun para pimpinan Kelompok Cipayung ini banyak menyoroti kinerja penyelenggara pada Pemilu 2019 lalu, namun mereka masih tetap mau memberikan sumbangsih pemikiran untuk perbaikan penyelenggaraan Pemilu di Kota Jayapura ke depan”, pungkasnya.

\n\n\n\n

(el.ha)

\n